Mujahidin Suriah di Ambang Kemenangan

Suriah- [alinshof.blogspot.com] Perang yang terjadi antara pemerintah Suriah Syiah dan Mujahidin (Sunni) sudah sampai pada ujungnya. Kekalahan Rezim Bashar al-Assad sudah terlihat. Hal ini diakui sendiri oleh negara Rusia yang merupakan pendukung dan pemoasok senjata terbesar rezim tersebut.

Melemahnya rezim Bashar al Assad ini disebabkan oleh beberapa hal, antara lain;

Pertama, embargo internasional yang dihadapi oleh rezim ini dari beberapa negara, seperti Turki, Jordan dan Eropa.

Kedua, pembelotan yang dilakukan beberapa tokoh militer sangat memengarahi kekuatan Bashar al-Assad, bahkan beberapa tokoh utama mereka telah meninggalkan Bashar al-Assad.

Ketiga, keadaan ekonomi yang kian memburuk sebagai akibat dari embargo yang dilakukan beberapa negara Barat. Hal ini tentu sangat menyulitkan rezim Bashar al-Assad.

Keempat, karena banyaknya pembelotan mengakibatkan rezim Bashar al-Assad kesulitan dalam mengontrol kekuasaan, termasuk dalam kemiliteran. Badan intelijen yang melemah memperparah kekuatan dan pertahanan mereka.

Kelima, konsolidasi dan semangat jihad kaum muslimin di seluruh dunia membuat kekuatan pejuang Islam di Suriah menjadi lebih baik.

Keadaan seperti tersebut, jelas kelemahan telah terjadi di kubu rezim Bashar al Assad. Bahkan, menurut kabar, Bashar al Assad telah melarikan diri ke Latakia, kota yang terletak di sebuah pesisir yang menjadi basis kekuatan dan gerakan kelompok Syiah. (diadaptasi dari Voa Islam)