Apa yg kita Cari didalam Hidup ini ?

Pentingkah pertanyaan ini? Bagi sebagian manusia yang ingin memaknai kehidupannya, pertanyaan ini tentu sangat penting. Akan tetapi bagi yang menganggap hidup hanyalah permainan, tentu ia tidak akan bersusah-susah menanyakan apa yang sebenarnya dicari dalam hidup itu. Mereka hanya ingin mengikuti perputaran zaman begitu saja. Tidak pernah terpikir olehnya, apa sebenarnya hakikat hidup di dunia ini. Berbeda dengan orang yang menemukan dan menyakini bahwa kehidupan manusia atau bahkan apapun yang hidup pasti akan mengalami kematian. Dan tentu hal itu sudah tidak bisa disanggah lagi. Orang yang kedua ini akan selalu berpikir dan merenung tentang apa-apa yang dialami oleh manusia, bahkan dirinya. Karenanya wajar dan sangat pas jika kemudian dia bertanya pada dirinya sendiri dan mengambil jawabannya pun melihat diri sendiri dan kenyataan yang dilihatnya di dunia. Dan inilah renungan pertanyaan serta jawaban yang Anda pasti akan membenarkannya. 

Bila kita hidup di gunung merindukan​ pantai
Saat kita hidup di pantai merindukan​ gunung

Kalau kemarau kita tanya kapan hujan ?
Di musim hujan kita tanya kapan kemarau ? 

Diam di rumah pengennya pergi 
Setelah pergi pengennya pulang ke rumah

Waktu tenang cari keramaian
Waktu ramai cari ketenangan​

Sudah berkeluarga, mengeluh belum punya anak 
Setelah punya anak mengeluh biaya  hidup dan pendidikan.

Hingga akhirnya akan sampai pada kesimpulan 
Ternyata SESUATU
tampak indah karena belum kita miliki

Kapankah kebahagiaa​n akan didapatkan​ kalau kita hanya selalu memikirkan​ apa yang belum ada, tapi mengabaikan​ apa yang sudah kita miliki?

Karenanya, menjadi pribadi yang selalu bersyukur dengan apa-apa yang sudah dimiliki menjadi salah satu sebab kebahagiaan seseorang. Bukankan Allah akan selalu menambah nikmat seorang hamba yang pandai bersyukur? Dan sebaliknya, kekufuran akan nikmat pasti berakhir dengan kesengsaraan dan kebinasaan.

Mari kita renungkan
Mungkinkah  selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini ? Menutupi telapak tangan saja sulit. Tapi kalau daun kecil ini menempel di mata kita, maka tertutupla​h “BUMI " Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk sekecil apapun maka kita akan melihat keburukan di-mana mana.

Bumi inipun akan tampak buruk 
Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun yang kecil.
Jangan menutupi hati kita, dengan sebuah pikiran buruk walau cuma seujung kuku.

Syukuri apa yang sudah kita miliki, sebagai modal untuk memuliakan-Nya

Karena hidup adalah waktu yang dipinjamkan & 
dan Harta adalah anugerah yang dipercayakan
Bersyukurlah atas nafas yang masih kita miliki.
Bersyukurlah atas keluarga yang kita miliki.
Bersyukurlah atas pekerjaan yang kita miliki
Bersyukurlah selalu
Share on Google Plus

Tentang Al Inshof

Al Inshof merupakan situs yang mencoba memberi gambaran kepada pembaca tentang Islam dan informasi-informasi terkait dunia Islam. Semoga apa yang ada di Al Inshof bermanfaat bagi Anda semua. Kritik dan saran dapat Anda emailkan ke buletinalinshof@gmail.com