Peristiwa Penting Bulan Dzulhijjah

Oleh Ust. Zuhair 

Peristiwa menarik yang terjadi pada bulan Dzulhijjah yang dikenal secara umum oleh masyarakat adalah Haji, Idul Adha dan penyembelihan hewan korban. Itu saja tak lebih. 

Pada masa tabiin ada sebuah peristiwa bersejarah yang luput dari perhatian sebagian besar umat Islam sebagaimana dalam sebuah riwayat :

وذكر عن خالد بن عبد الله القسرى أنّه خطبهم بواسط فى يوم أضحى وقال ارجعوا فضحّوا تقبّل الله ضحاياكم فإنّى مضحّ بالجعد بن درهم فإنّه زعم أنّ الله لم يكلّم موسى تكليما ولم يتّخذ إبراهيم خليلا تعالى الله عمّل يقول الجعد علوّا كبيرا ثمّ نزل فذبحه

Disebutkan bahwa Kholid bin Abdullah Alqusairi menyampaikan khutbah di Wasith (wilayah Iraq) ia berkata, "Pulanglah kalian semua, lalu sembelihlah hewan kurban kalian, aku doakan semoga Alloh menerima kurban kalian. Aku akan menyembelih Ja’d bin Dirham karena dia mengklaim bahwa Alloh tidak berbicara kepada Musa (An-Nisa’ : 163) dan Alloh tidak menjadikan Ibrohim sebagai kholilNya (An-Nisa” : 125). Maha Tinggi Alloh dari apa yang dikatakan Ja’d yang menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar. Kemudian gubernur Kholid turun dari mimbar dan menyembelih Ja’d bin Dirham.

Ja’d bin Dirham mengimani semua yang ada dalam Al-Quran kecuali dua ayat saja yang tercantum dalam surat An-Nisa” ayat 125 dan 163. Karena itulah ia harus menghadapi eksekusi mati karena dalam islam hanya ada satu di antara dua pilihan diterima seluruhnya atau ditolak seluruhnya sebagaimana firman Alloh :

يأيُّهَا الّذِيْنَ ءَامَنُوْا ادْخُلُوْا فِى السِّلْمِ كَافَّةً وَلاَ تَتَّبِعُوْا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِيْنٌ

Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.
(QS. Al-Baqoroh) :

أفَتُؤْمِنُوْنَ بِبَعْضِ الْكِتَابِ وَتَكْفُرُوْنَ بِبَعْضٍ فَمَا جَزَاءُ مَنْ يَفْعَلُ ذَالِكَ إلاَّ خِزْيٌ فِى الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يُرَدُّوْنَ إلَى أشَدِّ الْعَذَابِ وَمَا الله بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُوْنَ

Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain? Tiadalah Balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat (QS. Al-Baqoroh: 85)

إنَّ الّذِيْنَ يَكْفُرُوْنَ بِالله وَرُسُلِهِ وَيُرِيْدُوْنَ أنْ يُفَرِّقُوْا بَيْنَ الله وَرُسُلِهِ وَيَقُوْلُوْنَ نُؤْمِنُ بِبَعْضٍ وَنَكْفُرُ بِبَعْضٍ وَيُرِيْدُوْنَ أنْ يَتَّخِذُوْا بَيْنَ ذَالِكَ سَبِيْلاً 
أولئِكَ هُمُ الْكَافِرُوْنَ حَقًّا وَأعْتَدْنَا لِلْكَافِرِيْنَ عَذَابًا ألِيْمًا

"Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, dan bermaksud memperbedakan antara (keimanan kepada) Allah dan rasul-rasul-Nya, dengan mengatakan: "Kami beriman kepada yang sebahagian dan Kami kafir terhadap sebahagian (yang lain)", serta bermaksud (dengan Perkataan itu) mengambil jalan (tengah) di antara yang demikian (iman atau kafir)(QS. AN Nisa: 150)
"Merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir itu siksaan yang menghinakan".(An-Nisa:151)

Lalu sudah berapa ayat yang ditolak bangsa Indonesia ?
Maroji’: ash showaiqul mursalah 4/1396
Share on Google Plus

About Buletin Alinshof