Dunia, Kesenangan yang Menipu


Terkadang dalam hidup, ada yang lebih menyakitkan daripada sebuah perpisahan: Diabaikan saat masih bersama. Diduakan saat telah bersatu.

Itulah kicauan salah pemilik akun twitter @Dewa_Klasik . Sebelumnya di pemilik akun tersebut menuliskan dalam twitt nya:

Terkadang dalam hidup, ada yang lebih menyakitkan daripada sebuah perpisahan: Diabaikan saat masih bersama. Diduakan saat telah bersatu.

Yah, itulah dunia. Twitt itu seolah mengingatkan bahwa dunia adalah panggung sandiwara, demikian Ahmad Albar mengatakan. Di dalamnya akan didapatkan berbagai penipuan dan kepura-puraan. Kalaulah ada yang menyenangkan, sebenarnya itu adalah kesenangan yang menipu. Karenanya, salah besar jika seorang yang bernama manusia ini menjadikan dunia sebagai tujuan hidupnya.

Memang Allah menjadikan kesenangan pada keindahan dunia dalam diri manusia sebagai suatu yang fitrah. Tetapi Allah juga menegaskan bahwa sebenarnya keindahan dunia itu adalah semu, melalaikan dan menyebabkan penderitaan. Bahkan Allah menegaskan bahwa orang yang menghendaki dunia dan mengarahkan semua usahanya untuk dunia, maka Allah jamin dia akan mendapatkannya. Tetapi kemudian Allah ingatkan orang yang seperti itu tidaklah mendapatkan di akhirat kelak kecuali siksa dan nerakanya. Na'udzu billahi min dzalik. (alf)
Share on Google Plus

Tentang Al Inshof

Al Inshof merupakan situs yang mencoba memberi gambaran kepada pembaca tentang Islam dan informasi-informasi terkait dunia Islam. Semoga apa yang ada di Al Inshof bermanfaat bagi Anda semua. Kritik dan saran dapat Anda emailkan ke buletinalinshof@gmail.com