Sambenito, Topi Perayaan Tahun Baru 2015 Ternyata Tasyabuh

Salah satu atribut yang sering dijumpai dari orang-orang yang merayakan tahun baru adalah topi berbentuk kerucut. Topi tahun baru yang berbentuk kerucut ternyata adalah topi dengan bentuk yang di sebut Sanbenito, yakni topi yg digunakan Muslim Andalusia untuk menandai bahwa mereka sudah murtad di bawah penindasan Gereja Katholik Roma yang menerapkan Inkuisisi Spanyol.

Sanbenito, Tanda Muslim Telah Murtad
Ketika kaum Frank yang beragama Kristen Trinitarian menyerang Negeri Muslim Andalusia. Mereka menangkapi, menyiksa, membunuh dengan sadis kaum Muslim yang tidak mau tunduk kepada mereka.  Mereka kaum Kristen Trinitarian membentuk lembaga yang bernama Inkuisisi. Sebuah lembaga dalam Gereja Katholik Roma yang bertugas melawan ajaran sesat, atau pengadilan atas seseorang yang didakwa bidat.  Dan dalam hal ini yang dimaksud sesat/bidat adalah Muslim!

Adalah sebuah pakaian yang diberi nama Sanbenito, pakaian dan topi khas yang dipakaikan kepada tawanan muslim yang telah menyerah dan mau conferso (confert/murtad). Pakaian ini untuk membedakan mereka (para converso) dengan orang-orang lain ketika berjalan di tempat-tempat umum di Andalusia yang saat itu telah takluk di tangan Ratu Isabella dan Raja Ferdinand.

Sanbenito adalah sebuah pakaian yang menandakan bahwa seorang muslim di Andalusia saat itu telah murtad.

Bagaimana bentuk pakaian itu? Jubah dan topinya??
Sangat Ironis !

Kini, 6 abad setelah peristiwa yang sangat sadis tersebut berlalu, para remaja muslim, anak-anak muslim justru memakai pakaian Sanbenito untuk merayakan Tahun Baru Masehi  dan merayakan Ulang Tahun. Meniup trompet-terompet ala topi Sanbenito di saat pergantian tahun. 

Perayaan-perayaan yang sama sekali tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah yang justru nyata-nyata berasal dari kaum Kafir.  Kaum yang telah merampas kejayaan Muslim Andalusia, dan menghancurkan sebuah peradaban maju Islam, Andalusia.

Setelah kita tahu sejarah ini, apakah kita masih tega memakai Sanbenito? atau membiarkan anak-anak, adik-adik, sahabat-sahabat kita memakainya? padahal 6 abad yang lalu, Sanbenito adalah pakaian tanda seorang Muslim telah Murtad?

(sumber: Buku MENYINGKAP FITNAH & TEROR - Hj.Irena Handono)

Share on Google Plus

About Buletin Alinshof