Agar Batu Ginjal dan Saluran Kemih Tidak Kambuh

batu sauran kemih
Batu Ginjal di dalam saluran kemih (kalkulus uriner) adalah massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri, perdarahan, penyumbatan aliran kemih atau infeksi. Batu ini bisa terbentuk di dalam ginjal (batu ginjal) maupun di dalam kandung kemih (batu kandung kemih). Proses pembentukan batu ini disebut urolitiasis (litiasis renalis, nefrolitiasis). (www.id.wikipedia.org) Batu ginjal dan saluran kemih memang bisa kambuh sekalipun batu yang terbentuk sudah diambil dan dihancurkan. 

Untuk mengurangi kambuhnya batu ginjal dan saluran kemih, berikut hal-hal yang dapat dilakukan.

  1. Banyak minum air putih. Diharapkan volume kencing bisa banyak, kalau di amerika standardnya adalah diatas 2 liter. Sebenarnya volume urine normal adalah 0,5-1 cc/kgBB/jam. Jadi misalnya berat badannya adalah 7 kg, diharapkan per jamnya akan dihasilkan 35-70 cc, atau 840-1680 cc dalam 24 jam. Itu untuk kondisi normal, kalau untuk pasien dengan riwayat batu ginjal memang diharapkan jumlah kencingnya lebih banyak lagi. Ketika anda cukup minum dan volume air kencingnya normal, maka air kencing akan berwarna putih jernih. Sehingga ketika pak Robert bekerja di tempat yang panas hingga banyak keluar keringat, maka volume air yang diminum harus lebih banyak lagi, untuk mempertahankan volume air kencing di atas 2 liter tersebut.
  2. Dengan berolahraga, bila terbentuk batu kecil di ginjal bapak, maka degan gerakan saat berolahraga, insya Allah batu tersebut akan keluar sebelum menjadi besar.
  3. Mengurangi mengkonsumisi garam, karena akan memicu pembentukan batu ginjal dengan meningkatkan jumlah kalsium dalam urine. Jumlah kalsium yang meningkat di dalam urine ini akan menyebabkan terbentuknya batu ginjal.
  4. Namun sebaliknya, kita harus menkonsumsi kalsium dari makanan sesuai dengan kebutuhan harian, yaitu sekitar 1.000 mg setiap harinya. Kalsium ini sebaiknya kita dapatkan dari makanan, bukan dari suplemen. Kalau jumlah kalsium yang dikonsumsi dari dari makanan rendaha, akan menyebabkan kadar oksalat meningkat, sehingga menyebabkan terjadinya batu ginjal. Konsumsi kalsium ini juga harus disertai dengan konsumsi vitamin D yang cukup, sehingga akan membantu tubuh menyerap kalsium di dalam usus.
  5. Batasi konsumsi protein hewani, seperti daging sapi, daging ayam, telur, dan makanan laut karena akan meningkatkan kadar asam urat sehingga menyebabkan terjadinya batu ginjal.
  6. Kalau sudah pernah terkena penyakit batu ginjal, sebaiknya rutin kontrol ke ahli urologi 3-6 bulan sekali, untuk diealuasi dan dilakukan screening apakah batunya kembali kambuh atau tidak.
(Sumber: id.wikipedia.org dan salurankencing.com)
Share on Google Plus

Tentang Al Inshof

Al Inshof merupakan situs yang mencoba memberi gambaran kepada pembaca tentang Islam dan informasi-informasi terkait dunia Islam. Semoga apa yang ada di Al Inshof bermanfaat bagi Anda semua. Kritik dan saran dapat Anda emailkan ke buletinalinshof@gmail.com