Jokowi: Ingin Ikut di Ajang Internasional atau Berprestasi di Ajang Internasional?

Batas waktu yang diberikan oleh FIFA telah berlalu. Sanksi pun telah dijatuhkan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal sepakbola Indonesia. Menanggapi beberapa pertanyaan dari awak media terkait dengan sanksi dan persepakbolaan Indonesia, Jokowi lebih memilih menyebutkan data-data dalam satu satu dasawarsa terakhir.

"Coba lihat dulu, selama 10 tahun prestasi kita apa. Kemudian kita lihat peringkat FIFA sejak 2012. Pada 2012 ada di 156, 2013 peringkat 161, 2014 peringkat 159, dan 2015 peringkat 159," tutur Presiden.

"Melihat permasalahannya harus lebih lebar. Kita ini hanya ingin ikut di ajang internasional atau berprestasi di ajang internasional?"

"Jika hanya ingin ikut ajang internasional namun selalu kalah, lalu kebanggaan kita ada dimana, itu yang saya ingin tanyakan," kata Presiden Jokowi.

"Kita selalu ikut ajang internasional namun selalu kalah. Yang kita lakukan adalah pembenahan total, pembenahan total daripada kita punya prestasi seperti ini terus sepanjang masa."

Lebih lanjut, pembenahan total inilah yang sedang diupayakan terjadi. "Pembenahan total artinya reformasi total. Pembenahan organisasi, sistem, manajemen. Di level inilah harus ada pembenahan karena saya lihat dari segi individu pemain sudah bagus," ucap Jokowi.

"Kalau pada akhirnya terjadi pembekuan, ya berarti memang harus ada pembenahan total, reformasi total, pembenahan manajemen dan sistem."

Namun Presiden sendiri kemudian menolak menjawab hal-hal teknis terkait sanksi FIFA dan tenggat waktu yang ada, dan isu pencabutan SK Pembekuan PSSI.

"Soal teknis, tanyakan ke Kemenpora. Semestinya PSSI dan Pemerintah bisa kerja sama dengan baik dan ini bukan intervensi karena kita semua ingin sepakbola kita jadi lebih baik."
Share on Google Plus

Tentang Al Inshof

Al Inshof merupakan situs yang mencoba memberi gambaran kepada pembaca tentang Islam dan informasi-informasi terkait dunia Islam. Semoga apa yang ada di Al Inshof bermanfaat bagi Anda semua. Kritik dan saran dapat Anda emailkan ke buletinalinshof@gmail.com