Keajaiban di Suriah

Barangsiapa menolong agama Allah pasti Allah akan menolongnya dan akan meneguhkan pendiriannya. Demikian lah janji yang Allah kepada hamba-Nya. Banyak sudah kenyataan itu ditemukan dan dilihat bahkan dialami. Apalagi di medan-medan jihad.

Keajaiban (baca pertolongan Allah) itu juga terjadi di Suriah. Saat pasukan Basyar al Asad menjatuhkan birmil nya, beberapa saat sebelum bom yang terbuat dari drum yang diisi TNT dan pecahan serta potongan-potongan besi itu menghantam bangunan yang di huni para mujahid, tiba-tiba saja sudah meledak. Hingga bangunan sasaran hanya terkenai sisa-sisa ledakan. Ajaibnya hal itu berulang sampai tiga kali. Birmil meledak sebelum mengenai sasaran.

Keajaiban yang lain diceritakan oleh mantan tentara Basyar al Assad. Saat itu, dalam sebuah pertempuran tiba-tiba saja dia melihat ratusan pasukan mujahidin yang berpakaian serba putih. Merasa dirinya muslim, akhirnya ia tersadar dan kemudian dia membelot dari pasukan Basyar al Assad dan bergabung dengan pasukan mujahidin. Tetapi ia sangat terkejut karena jumlah pasukan mujahidin tidak sebanyak yang ia saksikan saat pertempuran.

Keajaiban itu juga terjadi saat pasukan merayap mendekati pasukan Basyar al Assad. Mereka berangkat mendekati kamp musuh ba'da subuh. Ketika matahari dan suasana sudah terang dan mereka bisa melihat tentara Basyar Assad demikian juga menurut logika pauskan Basyar Assad pun bisa dengan jelas melihatnya, tapi ajaib mata mereka seolah dibutakan oleh Allah hingga mujahidin dengan leluasa  menembaki mereka. Demikian beberapa keajaiban di Suriah sebagaimana dikisahkan oleh relawan dari Syamorganizer Ust. Fauzan di kantor pusat Syamorganizer (Jumat. 30/8/13)
(sumber:AR70/syamorganozer.com)
Share on Google Plus

About Buletin Alinshof