200 Pendeta Tidak lagi Percaya pada Yesus sebagai Sang Penyelamat

Richard Dawkins and Michael Aus discuss The Clergy Project

Apapun usaha manusia untuk mencari kebenaran, selama bukan Islam yang mereka temukan, pasti usaha mereka akan menemui kesia-siaan. Cermin dari kesia-siaan itu adalah ketidaktenteraman hati, jiwa dan hidup mereka. Inilah yang tergambar dari murtadnya lebih dari 200 pendeta di gereja Houston, Amerika Serikat.

Meski pemurtadan pendeta itu dari kristen belum semuanya diumumkan, namun para pendeta itu kini tidak yakin lagi dengan tuhan mereka. Sekalipun khutbah masih sering mereka sampaiakan, tetapi banyak diantara mereka yang sudah tidak lagi percaya dengan apa yang mereka khutbahkan di gereja-gereja.

Salah satu pendeta  dari wilayah Houston yang mengumumkan keputusannya untuk keluar dari keyakinan Kristen itu adalah Mike Aus.  Dia mengumumkan keputusannya menjadi Atheis lewat sebuah siaran televisi MSNBC.

"Hardly anyone reads the Bible, if they did the whole thing would be in trouble. Sangat berat seseorang untuk membaca Bible, jika mereka membacanya mereka akan berada dalam masalah", begitu ungkapnya dalam sebuah program MSNBC 'Up With Chris Hayes'.

Pernyataan itu tentu menimbulkan kegoncangan bagi jemaatnya. Karena bagi umat kristiani, pendeta adalan superhero bagi spiritualitas mereka. Sebagaimana yang dikatakan oleh Dr. Keith Jenkins. Menurutnya, banyak pendeta yang kehilangan keimanan mereka terhadap tuhannya, tetapi fenomena murtadnya ratusan pendeta yang kemudian menjadi umum itu belum pernah terjadi. 

Para pendeta yang tidak lagi mengimani bahwa Yesus Kristus sebagai juru selamatnya itu bahkan telah membentuk kelompok pertemuan rahasia lewat sebuah situs clergyproject.com yang dilaunching tanggal 21 Maret 2011. Jumlah anggota mereka ada sekitar 556 orang .

Jika para pendetanya saja sudah tidak yakin dengan kitab Bible dan keyakinan bahwa Yesus Kristus sang penyelamat, akankah umat kristiani masih akan menyakininya.
Hardly

“Hardly anyone reads the Bible. If they did, the whole thing would be in trouble (Hampir tidak ada orang yang membaca Alkitab. Jika mereka membacanya, maka semuanya akan berada dalam masalah -red),” ujar Pendeta Aus dalam acara ‘Up with Chris Hayes,’ salah satu program MSNBC seperti dilansir click2houston.com. - See more at: http://www.kompasislam.com/2013/12/30/stres-dengan-doktrin-kristen-yang-tidak-masuk-akal-lebih-dari-200-pendeta-murtad-massal/#sthash.8vMSNImK.dpuf

Hardly
“Hardly anyone reads the Bible. If they did, the whole thing would be in trouble (Hampir tidak ada orang yang membaca Alkitab. Jika mereka membacanya, maka semuanya akan berada dalam masalah -red),” ujar Pendeta Aus dalam acara ‘Up with Chris Hayes,’ salah satu program MSNBC seperti dilansir click2houston.com. - See more at: http://www.kompasislam.com/2013/12/30/stres-dengan-doktrin-kristen-yang-tidak-masuk-akal-lebih-dari-200-pendeta-murtad-massal/#sthash.8vMSNImK.dpuf
“Hardly anyone reads the Bible. If they did, the whole thing would be in trouble (Hampir tidak ada orang yang membaca Alkitab. Jika mereka membacanya, maka semuanya akan berada dalam masalah -red),” ujar Pendeta Aus dalam acara ‘Up with Chris Hayes,’ salah satu program MSNBC seperti dilansir click2houston.com. - See more at: http://www.kompasislam.com/2013/12/30/stres-dengan-doktrin-kristen-yang-tidak-masuk-akal-lebih-dari-200-pendeta-murtad-massal/#sthash.8vMSNImK.dpuf
“Hardly anyone reads the Bible. If they did, the whole thing would be in trouble (Hampir tidak ada orang yang membaca Alkitab. Jika mereka membacanya, maka semuanya akan berada dalam masalah -red),” ujar Pendeta Aus dalam acara ‘Up with Chris Hayes,’ salah satu program MSNBC seperti dilansir click2houston.com. - See more at: http://www.kompasislam.com/2013/12/30/stres-dengan-doktrin-kristen-yang-tidak-masuk-akal-lebih-dari-200-pendeta-murtad-massal/#sthash.8vMSNImK.dpuf
“Hardly anyone reads the Bible. If they did, the whole thing would be in trouble (Hampir tidak ada orang yang membaca Alkitab. Jika mereka membacanya, maka semuanya akan berada dalam masalah -red),” ujar Pendeta Aus dalam acara ‘Up with Chris Hayes,’ salah satu program MSNBC seperti dilansir click2houston.com. - See more at: http://www.kompasislam.com/2013/12/30/stres-dengan-doktrin-kristen-yang-tidak-masuk-akal-lebih-dari-200-pendeta-murtad-massal/#sthash.8vMSNImK.dpuf
“Hardly anyone reads the Bible. If they did, the whole thing would be in trouble (Hampir tidak ada orang yang membaca Alkitab. Jika mereka membacanya, maka semuanya akan berada dalam masalah -red),” ujar Pendeta Aus dalam acara ‘Up with Chris Hayes,’ salah satu program MSNBC seperti dilansir click2houston.com. - See more at: http://www.kompasislam.com/2013/12/30/stres-dengan-doktrin-kristen-yang-tidak-masuk-akal-lebih-dari-200-pendeta-murtad-massal/#sthash.8vMSNImK.dpuf
“Hardly anyone reads the Bible. If they did, the whole thing would be in trouble (Hampir tidak ada orang yang membaca Alkitab. Jika mereka membacanya, maka semuanya akan berada dalam masalah -red),” ujar Pendeta Aus dalam acara ‘Up with Chris Hayes,’ salah satu program MSNBC seperti dilansir click2houston.com. - See more at: http://www.kompasislam.com/2013/12/30/stres-dengan-doktrin-kristen-yang-tidak-masuk-akal-lebih-dari-200-pendeta-murtad-massal/#sthash.8vMSNImK.dpuf
Share on Google Plus

Tentang Al Inshof

Al Inshof merupakan situs yang mencoba memberi gambaran kepada pembaca tentang Islam dan informasi-informasi terkait dunia Islam. Semoga apa yang ada di Al Inshof bermanfaat bagi Anda semua. Kritik dan saran dapat Anda emailkan ke buletinalinshof@gmail.com